1 Hari berkesan di Yogyakarta

wp-1467653725950.jpg

Memiliki client yang asli dari Yogyakarta, membuat saya lumayan sering datang ke kota ini. Dan disela-sela jadwal padat menjelang liburan lebaran ini, akhirnya kami (saya dan 2 orang teman) mempunyai 1 hari jadwal kosong dan tentu saja kami akan gunakan semaksimal mungkin 😀

Setelah diskusi dengan 2 orang teman saya, akhirnya kami memutuskan untuk mengunjungi Merapi dan Pantai Timang di Gunung Kidul. Cuaca Yogya pagi hari itu sangat mendukung kami untuk melaksanakan perjalanan kami ke Merapi. Setelah menempuh -+ 1 jam dari Gejayan, akhirnya kami sampai di salah satu tempat yang menyediakan Jeep tour Merapi. Jeep tour ini menyediakan 3 macam jenis tour, yaitu tour pendek (Rp 350,000), tour sedang (Rp 450,000) dan tour panjang (Rp 550,000), yang membedakan dari masing-masing adalah lokasi tempuhnya nanti. Dan kali ini kami memutuskan untuk ambil yang tour panjang, tour ini akan memakan waktu perjalanan -+ 4 jam.

Jeep yang kami gunakan. Ini ada drivernya, cuma saya minta ijin beberapa kali saya yang mengendarai.

Museum Merapi. Dulunya tempat ini merupakan tempat tinggal Kepala Desa setempat dan setelah kejadian, beliau memberikan ijin untuk dijadikan museum.

Dari sini harusnya kita bisa melihat dengan jelan Gunung Merapi, tapi sayangnya kabut hari itu sangat tebal dan menutupi ujung gunung Merapi.

Kami sempat mengunjungi makam Mbah Marijan, tapi tidak sempat foto di sini karna keasikan ngobrol dengan Bapak penjaga makam 🙂

Sungai yang tidak bisa menampung materi Merapi dan akhirnya materi atau lahar panas sampai ke rumah penduduk di desa-desa sekitar.

Lokasi rumah Mbah Marijan, kami foto di depan mobil APV milik salah satu volounter yang terbakar karna awan panas yang dikeluarkan Gunung Merapi.

Setelah melewati dan berhenti di beberapa desa, akhirnya saya punya kesempatan untuk mengendarai Jeep yang kami tumpangi 😀 (Video menyusul yah)

Selesai dengan Jeep Tour Merapi, kami langsung berangkat mengendarai mobil ke Pantai Timang Gunung Kidul dengan waktu jarak tempuh -+ 4 jam dari Merapi. Sesampainya di sini, ternyata kami masih harus sewa ojek (PP Rp 40,000) untuk sampai ke Pantainya dan ini dikarenakan jalan yang akan ditempuh sangat rusak dan kecil. Menurut supir ojek yang saya tumpangi, Pantai ini belum banyak yang tau dan kebanyakan yang datang adalah dari Malaysia. Setelah menempuh perjalanan -+ 15 menit dengan Ojek, akhirnya kami sampai juga di Pantai Timang yang indah :). Oh iya, yang terkenal dari pantai ini adalah gondola untuk menyebrang (Rp 150,000/orang) ke sebuah batu karang besar di sisi lainnya.

Tapi saya tidak ikutan nyebrang karna lumayan takut dengan ketinggian 😀

Sambil menunggu kedua teman saya menikmati pemandangan di sisi lain, saya memilih untuk turun ke bawah dan bermain air di pinggir pantai

Kami menikmati keindahan Pantai Timang ini sampai sekitar jam 5 sore, karna jam 6 Pantai ini sudah tutup dan perjalanan kembali ke mobil kami terparkir belum difasilitasi dengan lampu. So better kembali sebelum keadaan gelap yah 🙂

Oh iya, untuk cari makan bisa cobain makan Lobster yang menjadi ciri khas pantai ini di beberapa rumah warga. Sayangnya waktu kami ke sini, tidak banyak Lobster yang tersedia. Dan akhirnya kami memutuskan untuk makan di Pecel Solo di Yogyakarta. Tempat ini rekomen untuk kamu yang cari tempat khas yang sangat Yogya, mulai dari menu makanan, minuman, tempatnya dan oleh-oleh yang dihadirkan. Sayangnya tidak sempat foto, karna baterai HP saya habis 🙁 But next trip kalau mampir ke sini akan saya update dengan foto-foto.

Itulah perjalanan 1 hari seru saya dan kedua teman saya di Yogyakarta. Saran dari saya untuk perjalanan ini sedia uang cash karena di sini tidak bisa pakai debit or credit card, sewa mobil yang sudah termasuk dengan driver yang pastinya tau jalan untuk mengantar ketiga tempat tersebut.

semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply